Perkuat Keterampilan Tempur, TNI Latih Pasukan Kongo Kuasai Mortar

Jakarta, IDM – Satgas INDO RDB 39-F MONUSCO kembali melakukan pelatihan khusus untuk Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC) pada beberapa waktu lalu, yang berfokus pada penguasaan mortar.
Latihan ini berlangsung di lapangan Ndromo Super Camp, markas Kontingen Garuda yang digunakan selama menjalankan misi sebagai pasukan penjaga perdamaian.
Baca Juga: 21 Prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Naik Pangkat di Perairan Mediterania
Agenda pelatihan berfokus pada tiga materi utama yakni 'How to care 82mm Mortar' yang menekankan pada aspek perawatan rutin untuk menjaga kesiapan senjata; 'Plotting Board' yang melatih kemampuan perhitungan sudut dan jarak tembakan secara akurat; serta 'How to solve Missfire' yang membahas langkah-langkah penanganan apabila terjadi kendala tembakan.
"Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta. Latihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis personel FARDC tetapi juga memperkuat aspek keselamatan operasional dalam penggunaan mortar," tulis PMPP TNI dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/10).
Baca Juga: Israel Cegat Armada Global Sumud, DPR Desak PBB Turun Tangan
Adapun, pelatihan ini dipimpin oleh Kapten Cpl Choirul Arifin dan Kapten Arh Putu Adhi Indragraha dengan dukungan dari tim instruktur dan pendukung yang terdiri dari Serma Dwi Purwanto, Serka Muhson, Sertu Rizki Hadi Sumantri, Koptu Syafrudin Kelian, Koptu Langgeng Astiko, Praka Amud Sugianto, Praka Amri, Praka Zukiro, Praka Riki Yosea, Pratu Aldi, serta Pratu Dwi Relo Pambudi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































