INTERNASIONAL

Peringatan tragedi 9/11, AS Tegas Melawan Teroris

Peringatan tragedi 9/11, AS Tegas Melawan Teroris
Presiden Joe Biden di Pentagon (Dok. Defense.gov)

IDM - Kenangan pahit pada 21 tahun lalu, ketika terror menewaskan 2.977 orang, telah menjadikan kami warga Amerika Serikat berjanji untuk tidak pernah melupakan tragedi tersebut dan bertekad untuk membela diri terhadap mereka yang mencelakai kita. Semangat kami tak pernah goyah untuk memberikan keadilan pada mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Demikian pernyataan Presiden AS Joseph Robinette Biden saat upacara peringatan tragedi 9/11 di Pentagon, dilansir dari The White House, sebuah laman resmi pemerintahan AS, Minggu (9/11). Biden memberikan penghormatan bagi para korban dengan meletakkan karangan bunga di Pentagon seraya mengingatkan untuk tidak pernah melupakan nyawa berharga yang dicuri dengan tragis. Bahwa pelajaran berharga dari tragedi 9/11 adalah persatuan rakyat yang berdedikasi untuk mempertahankan keamanan negara.

Biden dalam pidatonya juga menegaskan tekad AS untuk melawan teroris asing dengan menyinggung keberhasilan operasi membunuh Osama bin Laden dan pemimpin baru Al Qaeda Ayman Al Zawahiri di ibu kota Kabul Afghanistan pada tahun ini. Upacara peringatan ini juga dilakukan di dua lokasi serangan lain yaitu Shanksville dan Lower Manhattan.

Tragedi yang terjadi pada 11 September 2001 ini merupakan sejarah pilu bagi AS. Dilansir dari History, Kelompok Teroris Al Qaeda merupakan dalang dari serangan yang terjadi di beberapa tempat. Lokasi pertama adalah di Pentagon, ketika pesawat Boeing 757 menabrak sisi barat markas tersebut. Kedua, berada di gedung kembar World Trade Centre, ketika dua pesawat Boeing 767 menabrak masing-masin gedung. Dan serangan terakhir adalah mereka membajak pesawat United Flight 93 yang lepas landas dari Bandara International Newark Liberty, New Jersey. Para penumpang dalam pesawat berusaha melumpuhkan pembajak tersebut, hingga pesawat kemudian terbalik dan melaju ke tanah dengan kecepatan di atas 500 mil per jam, menabrak sebuah lapangan pedesaan di Shanksville, Pennsylvania. (BP)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.