INTERNASIONAL

Perdana Menteri Hongaria Pertimbangkan Kebijakan Energi Impor Rusia

Perdana Menteri Hongaria Pertimbangkan Kebijakan Energi Impor Rusia
Twitter @DNewsHungary

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban mempertimbangkan kembali sanksi dan kedekatan negara dengan Moskow, pada Rabu (9/3). Sedangkan, Hongaria sangat bergantung pada impor energi dari Rusia.

Peter Szijjarto, Menteri Luar Negeri mengatakan bahwa Budapest menginginkan hubungan yang seimbang dan pragmatis dengan Moskow sambil membela kedaulatan Ukraina.

Dilansir dari Reuters.com, Rabu (9/3) pada Konferensi Pers bersama dengan Jerman, Frank Walter Steinmeier.

“Saya mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Jerman bahwa Hongaria akan selalu setia pada keputusan yang diambil Eropa yang terjadi dengan Ukraina”. Ujar Frank Walter.

“Saya juga meminta pengertian bahwa keamanan energi Eropa berada dalam situasi krisis”. Ujar Szijjarto.

Ia menambahkan perihal Hongaria harus mendiversifikasi pasokan gas dan membutuhkan dukungan Uni Eropa untuk meningkatkan infrastruktur transportasi gas.

Selain itu, dilansir dari Russian News Agency, Rabu (9/3) Menteri Keuangan Hongaria, Mihaly Varga mengatakan perihal pembatasan Uni Eropa yang menimbulkan kerusakan ekonomi negaranya, termasuk forint. Senin lalu, mata uang Hongaria anjlok di rekor terendah dari euro (399 forint per 1 euro dari 385 forint hari sebelumnya).

Menurut Uni Eropa, upayanya mengurangi ketergantungan pada energi Rusia, Hongaria berhenti memompa gas alam ke Ukraina dan menjual saham di perusahaan energi Kroasia INA ke Perusahaan Rusia.

Steinmer mengatakan negara-negara Uni Eropa harus menanggapi konflik yang menunjukkan persatuan dan contoh demokrasi, nilai-nilai dan supremasi hukum merujuk pada bentrokan Uni Eropa dengan Orban dalam berbagai masalah hak sipil. (BFM)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.