INTERNASIONAL

Pelatihan Karate hingga Gelar Layar Tancap, Misi Pasukan Perdamaian TNI Rangkul Masyarakat Kongo

Satgas INDORDB XXXIX-G:MONUSCO
Satgas INDORDB XXXIX-G/MONUSCO gelar layar tancap dan menonton bersama masyarakat di Desa Busiyo. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM – Pasukan Perdamaian TNI di Kongo menggelar serangkaian kegiatan sosial dengan warga lokal, antara lain pelatihan karate, pembuatan layang-layang, permainan interaktif hingga menggelar 'layar tancap' pada malam hari.

Misi Satgas INDORDB XXXIX-G/MONUSCO dimulai dengan melaksanakan Mobile Operation Base (MOB) di Desa Busiyo sejak 11 Februari. Selama empat hari misi berlangsung, satgas yang dipimpin oleh Mayor Pas Pandu Bhuwana itu juga melaksanakan serangkaian patroli strategis, baik jalan kaki maupun menggunakan kendaraan. Patroli dilaksanakan secara intensif menjangkau titik-titik rawan seperti Desa Senggi, Malaya, Bukima, hingga Bundubakene.

Baca Juga: Presiden Prabowo akan Bertemu Trump Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis

"Tim tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga membangun kedekatan emosional melalui kegiatan sosial yang menyentuh berbagai lapisan usia dari pelatihan karate bagi pemuda, pembuatan layang-layang dan fun games bagi siswa SD Busiyo, hingga momen kebersamaan dalam acara nonton bareng masyarakat," kata PMPP TNI dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2).

Satgas INDORDB XXXIX-G:MONUSCO
Anak-anak mengikuti latihan karate oleh Satgas INDORDB XXXIX-G/MONUSCO di Desa Busiyo. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Satgas juga secara proaktif melaksanakan Key Leader Engagement (KLE) bersama tokoh-tokoh kunci, termasuk kepala desa, hingga Pastor Gereja Maranatha. Dialog ini menjadi kanal penting untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi dinamika keamanan di tengah masyarakat.

Satgas INDORDB XXXIX-G:MONUSCO
Satgas INDORDB XXXIX-G/MONUSCO gelar MOB di Desa Busiyo. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Baca Juga: Indonesia Tegaskan Dukungan bagi Perdamaian Palestina yang Adil dan Permanen

Hasil investigasi sementara menunjukkan adanya kompleksitas konflik agraria dan sentimen antarsuku terkait lahan menara telekomunikasi yang melatarbelakangi tuduhan tersebut. Rangkaian misi berakhir dengan proses pembongkaran tenda MOB dan kembalinya seluruh personel ke TOB Tchabi dalam keadaan aman. Tak luput lebih dulu berpamitan secara resmi dengan otoritas desa setempat sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kerja sama. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.