INTERNASIONAL

PBB Perpanjang Misi Penjaga Perdamaian di Kongo

Penjaga perdamaian MONUSCO
Penjaga perdamaian MONUSCO saat patroli di Ituri, Republik Demokratik Kongo. (Foto: Dok. UN)

Jakarta, IDM – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk memperpanjang setahun misi penjaga perdamaian di Republik Demokratik Kongo atau MONUSCO untuk satu tahun.

Resolusi 2808 (2025) memperpanjang mandat misi MONUSCO hingga 20 Desember 2026, dengan mempertahankan batas jumlah pasukan sebanyak 11.500 personel militer, 600 pengamat militer dan perwira staf, 443 personel polisi, dan 1.270 personel unit polisi terlatih.

Baca Juga: HUT ke-21, Yonif 114/SM Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Lebanon Selatan

Berdasarkan resolusi itu, area operasi inti MONUSCO tetap berada di Kivu Utara dan Ituri, dengan penugasan untuk memantau gencatan senjata. Resolusi itu juga menyoroti “krisis keamanan dan kemanusiaan yang memburuk dengan cepat” di bagian timur akibat serangan kelompok militan M23 (Mouvement du 23 Mars) di Kivu Utara dan Kivu Selatan.

Lebih lanjut, DK PBB turut mengecam perebutan Uvira oleh kelompok tersebut, sebuah kota strategis di Kivu Selatan dan memperingatkan bahwa hal itu berisiko memperburuk keamanan di kawasan.

Baca Juga: Usai Jalani Proses Hukum di Thailand, 13 WNI dipulangkan

Prancis, selaku negara yang memimpin penyusunan (penholder) draf resolusi, menyatakan bahwa DK PBB merundingkan rancangan resolusi itu dalam "keadaan yang tidak biasa" karena M23 terus melakukan serangan di Kivu Selatan.

“Mengingat keseriusan dan urgensi situasi ini, dan menyusul resolusi ini, Prancis menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati komitmen mereka untuk mencapai perdamaian abadi di timur DRC dan di wilayah Danau Besar,” kata Perwakilan Tetap Prancis untuk PBB di New York Jérôme Bonnafont, melansir keterangan tertulis UN, Minggu (21/12). (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.