Pakistan Sebut Pakta Pertahanan Mekkah Bersifat Defensif

Jakarta, IDM – Juru Bicara Angkatan Darat Pakistan, Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry mengatakan bahwa pakta pertahanan trilateral dengan Arab Saudi dan Pakistan bersifat defensif dan dirancang untuk pencegahan kolektif.
“Ini meresmikan hubungan Pakistan yang telah berlangsung selama beberapa dekade dengan Kerajaan Arab Saudi dan negara saudara Turki dalam pencegahan kolektif dan pertahanan ketiga negara,” katanya melansir Al Arabiya, Rabu (16/9).
Baca Juga: 125.000 Orang Terpaksa Mengungsi Akibat Konflik di Yaman
Ia menuturkan, Pakta Pertahanan Mekkah yang ditandatangani pada bulan lalu itu juga bersifat defensif. Pakta menetapkan bahwa serangan terhadap satu negara anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap semua negara anggota.
Menanggapi pertanyaan tentang bagaimana Pakistan akan merespons jika salah satu negara diserang, ia mengatakan bahwa sebuah negara tidak akan memublikasikan rincian operasional militer.
Baca Juga: Serangan Iran Rusak Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
"Ada banyak perjanjian lain yang bersifat defensif, yang bersifat mengikat. Tetapi tidak ada negara yang mulai membagikan rincian operasionalnya. Terserah ketiga negara untuk memutuskan, dan terserah mereka untuk mengetahui dan mewujudkannya,” imbuhnya.
Pakta pertahanan itu, ujarnya, selalu terbuka pada negara lain yang ingin bergabung dan tidak hanya untuk negara muslim. Asalkan negara itu memiliki kepercayaan terhadap perdamaian, stabilitas, dan keamanan regional, dan memiliki visi tentang nonagresi, nonintervensi, dan pencegahan kolektif.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































