Pakistan Peringatkan "Tanggapan Efektif" Terhadap Konfrontasi Taliban

Jakarta, IDM - Panglima Militer Pakistan memperingatkan kelompok teroris Taliban yang bermarkas di Afghanistan untuk tidak melakukan serangan bersenjata terhadap negaranya. Jenderal Asim Munir menyebut pihaknya tidak akan segan memberi "tanggapan efektif" terhadap Taliban.
Dilansir dari AP, Senin (17/7), pernyataan tegas Munir itu muncul setelah dua serangan militan Taliban di provinsi Baluchistan yang berbatasan dengan Afghanistan. Serangan Minggu lalu itu dilaporkan memakan korban sebanyak 12 tentara Pakistan.
Baca Juga: Presiden Ukraina: Rusia Mengerahkan Seluruh Sumber Daya Militer di Medan Tempur
Kelompok Taliban sendiri sempat beraksi di Pakistan namun keberadaannya terus ditekan oleh pasukan militer. Kini, Taliban yang berada di Afghanistan berupaya melakukan serangan lintas batas ke Pakistan.
"Angkatan bersenjata Pakistan sangat menentang markas dan kebebasan bertindak yang dimiliki Taliban Pakistan di Afghanistan," kata Munir.
Lebih lanjut, Munir mengatakan ia ingin Taliban Afghanistan untuk memenuhi janji berdasarkan kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat pada tahun 2020. Dalam perjanjian tersebut, Taliban sepakat untuk berdamai dan tidak melakukan serangan di wilayah Afghanistan.
Baca Juga: AS Kirim F-16 Untuk Awasi Kapal Tanker Minyak di Teluk Persia
"Serangan yang tidak dapat ditolerir ini akan mendapat tanggapan yang efektif,” tegas Munir.
Keberadaan Taliban di wilayah Pakistan diduga karena mereka mengincar sumber daya gas yang melimpah khususnya di Provinsi Baluchistan. Kelompok teroris itu juga disebut bekerja sama dengan separatis lokal Pakistan untuk menguasai wilayah tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































