NATO Sepakat Beri Bantuan Keamanan dan Pelatihan Militer untuk Ukraina

Jakarta, IDM – Para menteri pertahanan negara anggota NATO sepakat untuk memberikan bantuan keamanan jangka panjang dan pelatihan militer untuk Ukraina.
Dilansir dari laman resmi NATO, Sabtu (15/6), NATO akan mengoordinasikan pelatihan dan pasokan peralatan militer, bersama hampir 700 personel dari sekutu dan negara-negara mitra terlibat dalam upaya tersebut.
Baca Juga: Jelang KTT Perdamaian Ukraina, Serangan Siber Bertambah
“NATO akan mengawasi pelatihan angkatan bersenjata Ukraina di fasilitas pelatihan di negara-negara Sekutu; mendukung Ukraina melalui perencanaan dan koordinasi donasi; mengelola transfer dan perbaikan peralatan, memberikan dukungan untuk pengembangan jangka panjang Angkatan Bersenjata Ukraina,” kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.
Menurutnya, upaya tersebut tidak menjadikan NATO sebagai pihak yang terlibat dalam konflik dengan Rusia. Melainkan sebatas bentuk dukungan terhadap Ukraina untuk menegakkan hak dalam mempertahanan diri.
Baca Juga: Rusia akan Gencatan Senjata jika Ukraina Tarik Pasukan dari Empat Wilayah Ini
“Kampanye Rusia tidak akan menghalangi kami untuk mendukung Ukraina dan kami akan terus melindungi wilayah dan penduduk dari segala bentuk tindakan permusuhan,” imbuh Stoltenberg. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































