PARLEMEN

Muzani: Vaksinasi Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Muzani: Vaksinasi Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat
Muzani: Vaksinasi Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Lampung, IDM - Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani meninjau langsung proses vaksinasi di beberapa titik di provinsi lampung. Menurut Muzani, persentase vaksin masyarakat Lampung masih terbilang rendah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 8 September 2021, warga yang telah divaksin sebesar 14,26 persen atau 2.034.950 dari target 14.619.497 juta dosis.

"Selain pemerintah, partai politik juga memiliki tanggung jawab untuk bisa memberikan pelayanan dan jaminan kesehatan terhadap konstituennya dalam hal ini vaksinasi. Apalagi Lampung adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan pulau Jawa yang merupakan wilayah dengan mobilitas masyarakat sangat tinggi," kata Muzani, Jumat (10/09/21). 

"Oleh karenanya perlu partisipasi dari semua pihak, support dari semua kalangan, termasuk partai politik, Anggota DPR dan DPRD, dalam membantu percepatan pelakanaan vaksinasi," imbuhnya. 

Muzani menyampaikan, Partai Gerindra adalah partai yang lahir dari rakyat, tumbuh dan besar karena rakyat. Saat ini rakyat sedang memerlukan support atau bantuan dari semua kalangan dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Hal itu yang mendorong Gerindra untuk terus berbakti pada rakyat sejak persoalan Covid-19 ini merebak.

"Vaksinasi adalah cara untuk menghindari dari bahaya Covid-19. Maka, upaya ini pun ditempuh oleh Gerindra pada masyarakat agar mereka sehat, kuat, dan dapat meraih masa depannya lebih baik lagi," ujar Muzani yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.

Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Partai Gerindra Lampung ini menyasar seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap, targer 20 ribu dosis vaksin ini bisa tercapai dan dapat mempercepat kekebalan imun (herd immunity) dari ancaman Covid-19. Sehingga kegiatan masyarakat dan perputaran roda ekonomi dapat kembali normal menstimulus pendapatan di sektor UMKM. 

"Lampung adalah provinsi yang berbatasan langsung dengan Pulau Jawa dan juga gerbang Sumatera. Ini adalah provinsi yang sangat penting dalam lalu lintas Sumatera-Jawa. Karena itu, tingkat kekebalan masyarakat Lampung haruslah lebih baik," jelas Muzani.

"Percepatan vaksinasi ini juga bertujuan untuk memulihkan perekonomian di Lampung, sehingga sektor UMKM, pedagang kaki lima, tukang ojek, tukang sayur di pasar dan semua pengusaha kecil bisa bertransaksi dengan rasa aman dan nyaman karena sudah divaksin," ujar Muzani. 

Kemudian, Muzani meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski sudah mendapatkan vaksin. Sebelumnya, Muzani dengan didampingi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan vaksinasi di sejumlah titik di antaranya Lampung Selatan, Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Pesawaran. Tampak pula sejumlah Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Gerindra, serta para kader. (wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.