Menyusul Trump, Putin akan Bertemu Xi Jinping

Jakarta, IDM – Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping di Beijing pada 19 Mei mendatang selama dua hari. Hal ini dilakukan menyusul pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Xi Jinping, Kamis (14/5).
Baca Juga: Menlu Iran Ungkap Hambatan Perundingan Damai dengan AS
Trump berunding dengan Xi di Beijing selama sekitar dua jam. Keduanya membahas berbagai isu bilateral dan regional termasuk situasi Timur Tengah di tengah perang AS-Iran yang terus berkecamuk.
Melansir AP, Minggu (17/5), Putin akan berkunjung ke Beijing pada 19-20 Mei, yang bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Persahabatan Sino-Rusia. Kepresidenan Rusia menyatakan bahwa kedua pemimpin akan membahas hubungan bilateral serta "isu-isu internasional dan regional utama" serta kerja sama ekonomi.
Hubungan antara Cina dan Rusia telah semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak pecahnya perang antara Rusia dan Ukraina pada awal 2022. Perang itu menyebabkan Moskow dijatuhi sanksi dari berbagai negara Barat.
Baca Juga: Trump Tuntut Iran Tangguhkan Program Nuklir 20 Tahun
Putin terakhir kali mengunjungi Cina pada September 2025 dan Xi menyambutnya sebagai "teman lama" begitu pun sebaliknya. Putin juga dijadwalkan mengunjungi Cina untuk KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik di kota Shenzhen pada November tahun ini. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































