INTERNASIONAL

Menlu Tegaskan Dewan Perdamaian Dunia Tidak Ditujukan Menggantikan PBB

Menlu Sugiono
Menlu Sugiono menegaskan Dewan Perdamaian Dunia tak ditujukan untuk mengganti peran PBB. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (Board of Peace/BoP) tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjaga perdamaian global.

Penegasan ini disampaikan menyusul bergabungnya Indonesia sebagai salah satu negara pendiri badan internasional tersebut.

“Tentu saja tidak. Kemarin juga disampaikan bahwa badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB,” ujar Sugiono.

Baca Juga: Suasana Hangat di Istana Élysée, Presiden Prabowo Disambut Presiden Macron

Ia menjelaskan, Dewan Perdamaian Dunia merupakan inisiatif kolektif negara-negara yang memiliki kepedulian terhadap situasi kemanusiaan dan stabilitas global, khususnya konflik yang berkepanjangan di Gaza dan Palestina.

Badan ini memiliki mandat untuk memantau stabilisasi, administrasi transisi, serta proses rehabilitasi pascakonflik.

“Ini adalah satu badan internasional yang lahir dari kepedulian untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza,” katanya.

Sugiono menambahkan, keikutsertaan Indonesia sebagai founding member didorong oleh konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia yang menjunjung tinggi perdamaian dunia dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Baca Juga: Ukraina, Rusia dan AS akan Bertemu di Abu Dhabi Bahas Upaya Damai

“Kehadiran semua negara di dalam Board of Peace ini untuk memastikan bahwa upaya yang dilakukan tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara,” tegasnya.

Adapun Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 20 negara pendiri BoP, bersama Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Yordania, Turki, Pakistan, dan Mesir.

Piagam pendirian Dewan Perdamaian Dunia telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud komitmen Indonesia dalam proses perdamaian internasional. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.