Menhan Sjafrie Bertemu Sekretaris Perang AS, Perkuat Kerja Sama Strategis

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth, di sela-sela Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM) ke-19, Kuala Lumpur, Malaysia pada beberapa waktu lalu.
Tujuannya untuk memperkuat hubungan pertahanan strategis Indonesia-AS. Hegseth menyoroti kesuksesan Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield yang digelar pada September lalu dan menyebutnya sebagai “latihan militer terbesar dan terkompleks” di Indonesia.
Baca Juga: Satgas Indo RDB XXXIX-G/MONUSCO Alirkan Air Bersih Bagi Masyarakat Lokal
Dalam pertemuan itu, Sjafrie menegaskan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama pertahanan kedua negara. “Kami akan memprioritaskan kooperasi pertahanan kami untuk diperbaiki dan dikembangkan agar kami dari Indonesia dapat belajar banyak dari Angkatan Bersenjata AS,” ujar Sjafrie melansir keterangan tertulis Kemhan RI, Sabtu (1/11).
Selain itu, Sjafrie juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi AS dalam Latma Super Garuda Shield. “Kami telah menjadi tuan rumah. Kami ingin Angkatan Bersenjata AS dapat mengembangkan Garuda Shield selanjutnya,” katanya.
Baca Juga: Satgas Yonmek TNI XXIII-S/UNIFIL Beri Pelayanan Kesehatan Gratis ke Masyarakat Lebanon
Sementara, dalam forum ADMM ke-19, Sjafrie menekankan kepada para pemimpin lainnya tentang pentingnya solidaritas dan adaptabilitas ASEAN dalam menghadapi tantangan keamanan kawasan. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































