Mengenal Enam Badan Intelijen Internasional

89

Jakarta, IDM – Setiap negara memiliki badan intelijen yang mengemban tugas rahasia. Seperti Amerika serikat yang memiliki CIA dan badan intelijen Inggris yang disebut MI-6, Indonesia juga mengandalkan tim Badan Intelijen Negara (BIN) yang juga melatih para anak didiknya di sekolah intel khusus.

Terdapat enam agen rahasia negara yang terkenal paling hebat dan jarang gagal dalam melakukan misi rahasia mereka.

1. CIA – Amerika Serikat

CIA bertugas untuk mengumpulkan data dari negara lain yang dapat mempengaruhi Amerika Serikat dan terlibat dalam kegiatan rahasia atas Presiden AS. CIA dibentuk pada tahun 1947 dengan jumlah agen yang diperkirakan mencapai 20.000 agen rahasia.

Keberhasilan utama CIA adalah pembunuhan Osama bin laden dan Operasi PBSUCCESS dalam menggulingkan Presiden Guatemala. Kendati demikian, agen ganda yaitu agen yang berkhianat dan membelot pada pimpinan mereka sendiri juga tidak jarang ditemukan di CIA.

2.MI-6 – Inggris

Dirikan sejak tahun 1909, MI-6 menjadi badan intelijen tertua di dunia dan berpusat di Vauxhall Cross, London. Para Agen MI-6 ditugaskan untuk mengumpulkan informasi dari intelijen asing di seluruh dunia yang dapat membantu kepentingan politik dan ekonomi di Inggris.

MI-6 juga kerap merekrut agen baru di lapangan yang dianggap mampu memanipulasi lawannya.

3. ISI-Pakistan

Nama ISI langsung melambung karena berhasil melawan KGB, intelijen Rusia yang terbaik pada masanya. Dibentuk pada tahun 1948, ISI merupakan badan intelijen pemerintahan Pakistan yang bertugas untuk memperkuat kinerja intelijen militer Pakistan.

ISI diperkirakan memiliki agen yang diperkirakan mencapai 10.000 agen dan tersebar di berbagai negara. Meskipun mendapat kucuran dana yang paling sedikit, namun ISI merupakan lemabaga intelijen negara yang memiliki kemampuan yang sangat baik.

4. Mossad – Israel

Mossad dibentuk pada tahun 1949 dan bertanggung jawab melapor pada Perdana Menteri Israel. Sama seperti badan intelijen lainnya, Mossad bertugas untuk mengumpulkan informasi dari negara lain termasuk operasi rahasia khusus.

Selain itu, para agen Mossad juga bertugas untuk menyelamatkan bangsa Yahudi yang terancam untuk kembali mendapatkan keamanan. Mossad tercatat pernah membantu Amerika Serikat dalam misi solidaritas di Polandia tahun 1980-an.

5. MSS – China

MSS atau Kementerian Keamanan Negara menjaga urusan intelijen internal dan eksternal China. Agen rahasiannya bertanggung jawab atas konflik dengan intelijen asing dan menjaga keamanan politik. MSS memiliki tugas utama untuk melacak dan menghilangkan musuh-musuh Partai Komunis China.

6. BND – Jerman

Bundescnachrichtendienst merupakan badan intelijen asing pemerintah Jerman, di bawah kendali Kantor Kanselir, yang bertugas memantau keadaan yang mungkin mengancam Jerman dari luar negeri.

BND mengandalkan penyadapan dan pengawasan elektronik dari komunikasi internasional dan akan mengevaluasi informasi tersebut. Selain itu, BND juga biasanya mengetahui kasus terorisme internasional, transfer teknologi ilegal, hingga perdagangan narkoba. (wan)