INTERNASIONAL

Mengecam Latma AS dan Korsel, Korut Luncurkan Lagi Dua Rudal

Mengecam Latma AS dan Korsel, Korut Luncurkan Lagi Dua Rudal
Rudal Korea Utara (Dok. KCNA)

IDM - Korea Utara meluncurkan dua rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur di tengah latihan bersama yang sedang berlangsung antara Angkatan Laut Korea Selatan dan Amerika Serikat, Rabu (28/9). Tindakan ini semakin menunjukkan kecaman keras Korea Utara terhadap latihan bersama tersebut dan meningkatkan ketegangan di wilayah regional.

Dilansir dari Arirang, Rabu (28/9), Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Laksamana Lee Jong-ho mengatakan Korea Utara menembakkan dua rudal balistik jarak pendek antara pukul 18:10 dan 18:20 dari daerah Sunan di Pyongyang. Rudal yang pertama menempuh jarak sekitar 350 kilometer dan yang terakhir sekitar 300 km. Kedua rudal tersebut meluncur pada ketinggian sekitar 50 km, sebelum mendarat di Laut Timur.

Korea Utara telah berulang kali melakukan uji coba rudal balistik sejak awal tahun ini. Pada hari Minggu, Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak pendek ke wilayah yang sama setelah kapal induk AS tiba di Korea Selatan untuk latihan bersama yang pertama kalinya dalam lima tahun.

Serangkaian tindakan peluncuran rudal balistik ini menunjukkan sikap tegas Korea Utara yang tidak setuju dengan adanya latihan bersama Korea Selatan dan Amerika Serikat di Semenanjung Korea. Sebelum meluncurkan dua rudal terbaru, Korea Utara mengecam AS karena latihan militer dengan Korea Selatan telah meningkatkan ketegangan regional. Dilansir dari UN, Senin (26/9), Wakil Tetap Korea Utara untuk PBB Kim Song berpidato saat sidang Majelis Umum dan mengatakan “Jelas, ini adalah tindakan yang sangat berbahaya untuk memicu situasi di Semenanjung Korea ke ambang perang.”

Kim Song juga menyebut bahwa tatanan internasional saat ini berpusat pada AS. “'Tatanan internasional berbasis aturan yang diadvokasi oleh AS tidak kurang dari tatanan internasional yang berpusat di AS, diresapi dengan nilai-nilai sepihak dan hegemonik Amerika,” tambah Kim Song. Dia kemudian menjelaskan bahwa Korea Utara senantiasa bertindak berdasar hak kedaulatannya untuk membela diri dan eksplorasi ruang angkasa serta sama tidak melanggar hukum apapun. (BP)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.