Marinir Jepang dan AS Latihan Tempur Udara Bersama

Jakarta, IDM - Marinir Jepang dan Amerika Serikat menjalani latihan pendaratan serta pertempuran udara pertama di dekat Gunung Fuji, Selasa (15/3). Kedua negara tersebut sedang memperkuat kerja sama militer di tengah meningkatnya aktivitas maritim China dan Rusia di laut regional.
Saat ini, Jepang telah menambah anggaran dan kemampuan pertahanan sekitar satu dekade dan merevisi strategi keamanan nasional negaranya yang utama dalam menghadapi ancaman dari China, Korea Utara, dan Rusia.
400 tentara dari satuan militer Jepang ditempatkan ke kapal perang amfibi dan 600 marinir AS bermarkas di Okinawa, berlatih operasi pendaratan serta pertempuran untuk melakukan invasi ke pulau terpencil di Jepang. Latihan ini menggunakan pesawat Ospreys, kendaraan yang dilapisi baja amfibi dan senjata artileri seperti Howitzer M777.
Kepala Sekertaris Kabinet Hirozuka Matsuno mengatakan Angkatan Laut Jepang melihat adanya enam armada kapal perang Rusia, Senin (14/3) melewati Selat Soya, Hokkaido dan Sakhalin bagian dari latihan Angkatan Laut Rusia. Beberapa hari sebelumnya, kapal perang Rusia melintasi Selat Tsugaru berada di antara Pulau Honshu dan Hokkaido. Selat ini juga menjadi penghubung laut Jepang dan Samudera Pasifik.
"Militer Rusia telah meningkatkan latihan angkatan laut yang tidak normal di daerah-daerah termasuk Okhotsk yang selaras dengan invasi mereka ke Ukraina,” ujar Matsuno dikutip dari The Journal.ie, Jum'at (18/3).
Dia juga menambahkan, Rusia telah melakukan penembakan rudal darat ke udara pada pekan lalu di Pulau Kuril yang dikuasai Rusia, sekaligus diklaim Jepang saat ini. (BFM)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































