INTERNASIONAL

Kunjungan Presiden Prabowo ke Islamabad jadi Momentum Kemitraan Strategis RI-Pakistan

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto ke Islamabad jadi momentum kemitraan strategis RI-Pakistan. (Foto: Dok. IG/Pakinindonesia)

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menilai kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Islamabad menjadi titik penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Dalam pernyataan pers bersama, ia menyatakan kunjungan tersebut membuka babak baru persahabatan dan kerja sama strategis.

PM Shehbaz menyambut hangat kedatangan Presiden Prabowo, menyebut Indonesia sebagai sahabat lama yang memiliki kedekatan sejarah dengan Pakistan.

Ia menekankan kunjungan ini merupakan kunjungan pertama presiden Indonesia dalam tujuh tahun terakhir, sehingga memiliki makna simbolik yang kuat.

Baca Juga: Thailand Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Kamboja Gagal

“Pakistan adalah rumah kedua Anda,” ujar Shehbaz usai pertemuan di kediaman resmi Perdana Menteri, Selasa, (9/12).

Ia turut menegaskan pengawalan jet tempur Pakistan Air Force terhadap pesawat kepresidenan Indonesia merupakan bentuk penghormatan tulus bagi pemimpin negara Muslim terbesar di dunia.

“Itu bukan prosedur biasa, tetapi lahir dari ketulusan pribadi kami,” ungkapnya.

Pertemuan bilateral antara kedua pemimpin disebut sangat produktif dengan kesepakatan untuk memperkuat berbagai sektor strategis, termasuk upaya menyeimbangkan neraca perdagangan kedua negara yang saat ini bernilai USD 4,5 miliar.

Baca Juga: Hari Relawan Sedunia, Satgas Indo RDB MONUSCO Hadir di Tengah Warga Lokal

Pakistan juga menyatakan kesiapannya meningkatkan ekspor pertanian dan produk berbasis teknologi informasi ke Indonesia.

Selain itu, Pakistan menawarkan pengiriman tenaga medis untuk mendukung program pengembangan perguruan tinggi serta fasilitas kesehatan di Indonesia.

“Kami akan melaksanakan ini tanpa penundaan,” tegas PM Shehbaz.

Baca Juga: Zelensky Sebut Ukraina tidak akan Beri Konsesi Wilayah ke Rusia

Ia turut menggarisbawahi kunjungan Presiden Prabowo bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Pakistan.

Shehbaz mengingatkan sejarah solidaritas kedua bangsa, termasuk penghargaan Adipurna dari Indonesia kepada pendiri Pakistan, Muhammad Ali Jinnah, pada 1995.

PM Shehbaz pun optimistis hubungan kedua negara akan mencapai level yang lebih tinggi.
“Kunjungan ini akan membawa kita kepada kolaborasi yang lebih erat demi perdamaian dan kemajuan kawasan,” ujarnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.