Korut Luncurkan Rudal Balistik Setelah Kapal AS Tiba di Korsel

IDM - Korut meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur, Minggu (25/9). Tindakan provokatif ini dilakukan dua hari setelah kapal induk AS, USS Ronald Reagan, berlabuh di pangkalan angkatan laut Korsel untuk latihan militer bersama sekaligus unjuk kekuatan pada Korut.
Dilansir dari Arirang, Minggu (25/9), juru bicara Kepala Staf Gabungan Korsel Kim Joon Rak mengatakan “Peluncuran rudal oleh Korut merupakan provokasi serius yang mengancam perdamaian dan stabilitas tidak hanya di Semenanjung Korea, tetapi juga secara global. Ini adalah pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB, dan kami mendesak Korut untuk berhenti meningkatkan ketegangan.” Ia juga mengkonfirmasi bahwa rudal diluncurkan dari Taechon di Provinsi Pyongan Utara, terbang sejauh 600 km lintas negara pada ketinggian maksimum 60 km sebelum mendarat di perairan lepas pantai timur Korut.
Menanggapi hal ini, AS berkomitmen mempertahankan postur kesiapan penuh dengan sekutu. Dilansir dari Twitter Komando Indo-Pasifik AS, Minggu (25/9), AS menilai bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan ancaman langsung bagi AS maupun sekutu. Meskipun begitu, peluncuran rudal tersebut berdampak pada stabilitas keamanan internasional dan AS berkomitmen untuk bekerjasama menghadapi ancaman ini dengan Korsel dan Jepang.
Ketua Sekretariat Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan bahwa “Kami mendedikasikan upaya maksimal untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi serta memberikan informasi yang memadai kepada publik. Kami akan bekerjasama dengan AS untuk mempertahankan keamanan ini serta kemungkinan serangan balik dimasa yang akan datang,” dilansir Japan.kantei, Senin (26/9). Tindakan provokatif peluncuran rudal balistik ini adalah yang ke-19 sejak awal tahun 2022. (BP)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































