INTERNASIONAL

Korut Luncurkan Rudal Balistik Antarbenua

Korut Luncurkan Rudal Balistik Antarbenua
Ilustrasi uji coba rudal Korut (Dok. Kcna.kp)

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) menembakkan sebuah rudal balistik antarbenua yang jatuh di Laut Timur, Jumat (18/11). Korut pun membuat pernyataan bahwa peluncuran rudal mereka merupakan bentuk peringatan terhadap aktivitas militer AS dan sekutu yang semakin kuat di Semenanjung Korea.

Dilansir dari AP, Jumat (18/11), Menhan Jepang Yasukazu Hamada mengatakan bahwa Korut meluncurkan rudal balistik antarbenua yang terbang hingga 1000 km pada ketinggian sekitar 6000 km. Rudal tersebut mendarat di Laut timur, berjarak sekitar 200 km dari sebuah pulau di Utara Hokaido. Menurutnya, rudal tersebut berpotensi mencapai AS dengan jangkauan melebihi 15000 km.

Pada awal November, Korut juga pernah meluncurkan tes uji rudal serupa yang diperkirakan jenis Hwasong-17, dengan jangkauan potensial yang lebih panjang daripada yang lain dan ukurannya yang besar menunjukkan bahwa ia dirancang untuk membawa beberapa hulu ledak nuklir untuk mengalahkan sistem pertahanan rudal.

Peluncuran rudal ini merupakan yang kedua kali berturut-turut. Rudal pertama diluncurkan setelah Menlu Korut Choe Son Hui mengkritik AS, Jepang dan Korea Selatan (Korsel) yang melakukan pertemuan trilateral di sela KTT G20 Bali. Dalam pertemuan itu, ketiga negara sepakat untuk memperkuat kerja sama untuk menghadapi ancaman keamanan regional, khususnya pengembangan nuklir Korut.

Baca: Jepang dan Cina Pererat Hubungan Bilateral

Dilansir dari KCNA, Kamis (17/11), Choe menyatakan bahwa “Semakin mereka mengintensifkan kegiatan militer yang provokatif dan menggertak di kawasan semenanjung Korea, akan semakin sengit serangan balasan militer Korut, berbanding lurus dengan itu, yang akan menimbulkan ancaman yang lebih serius, realistis bagi AS, Jepang dan Korsel.” (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.