Korut Klaim Luncurkan Dua Rudal Jelajah dari Kapal Selam

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) menyatakan telah menguji coba dua jenis rudal jelajah strategis dari kapal selam di Laut Timur pada Rabu (14/10).
Hal itu diungkapkan tiga hari setelah otoritas Korea Selatan (Korsel) dan Jepang mendeteksi peluncuran dua rudal Korut. Rudal pertama dilaporkan meluncur sejauh 220 dan rudal kedua melesat 900 km hingga akhirnya jatuh ke laut.
Baca Juga: Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi Menargetkan Riyadh
"Uji coba ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan operasional sistem tempur bawah air, meningkatkan kemahiran Angkatan Laut dalam melaksanakan misi strategisnya, serta menunjukkan keandalan, kredibilitas, dan kemampuan penangkalan perang," tulis The Missile Administration of the Democratic People’s Republic of Korea, melansir KCNA, Kamis (15/10).

Lebih lanjut, dikatakan bahwa uji coba itu tidak memberikan dampak negatif apa pun terhadap keamanan negara-negara tetangga.
Sementara, otoritas Korsel memperkirakan rudal itu diluncurkan dari kapal selam nuklir taktis pertama Korut 'Hero Kim Kun Ok'. Kapal selam memiliki berat sekitar 3.000 ton dan diresmikan pada 2023.
Baca Juga: Iran Tegaskan Terus Perkuat Militer
Meskipun militer Korsel tidak mengumumkan peluncuran rudal Korut dari kapal selam tersebut, tetapi mengklaim telah melacak adanya rudal itu sejak sebelum diluncurkan hingga akhir peluncurannya.
"Militer kami terus memantau dan melacak aktivitas rudal jelajah Korut yang dilaporkan kemarin, dengan menggunakan berbagai aset, mulai dari sebelum peluncuran, selama fase jelajah, hingga akhir penerbangan," ujar Kapten Jang Do-young, juru bicara Kepala Staf Gabungan Korsel (Joint Chiefs of Staf/JCS), melansir Yonhap.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































