Korut Kecam Uji Coba Rudal Balistik AS

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) mengecam Amerika Serikat (AS) atas uji coba rudal balistik antarbenua 'Minuteman III'. Peluncuran itu disebut sebagai sebuah provokasi dan akan mendapat 'balasan yang tegas dan luar biasa'.
“Korut akan terus melanjutkan aksi militer untuk meningkatkan pencegahan dan menjamin keamanan strategis di semenanjung Korea,” kata seorang analis militer yang tidak disebutkan namanya, dimuat media resmi Korut KCNA, Jumat (3/11).
Baca Juga: Serukan Gencatan Senjata, PBB Peringatkan Risiko Genosida di Gaza
Lebih lanjut, Korut menyebut AS telah mendorong ancaman nuklir ke titik kritis. Oleh sebab itu, Pemerintahan Kim Jong Un akan terus angkatan bersenjata nuklir sebagai bentuk pertahanan demi untuk melindungi keamanan nasional.
“Sikap militer Korut dalam menanggapi serangan nuklir tidak dapat diubah, terlepas dari apakah AS menargetkan Korut dengan senjata nuklir strategis atau mengerahkan nuklir taktis,” ujarnya.
Baca Juga: Rusia Cabut Ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir
Sebelumnya, AS telah melakukan uji coba rudal balistik antarbenua Minuteman III di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California pada beberapa waktu lalu. Namun, uji coba itu dilaporkan mengalami kegagalan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































