Korut Ikut Parade Victory Day, Korsel: Hubungan dengan Rusia Semakin Erat

Jakarta, IDM – Kementerian Unifikasi Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa hubungan bilateral Korea Utara (Korut) dan Rusia semakin erat. Hal ini nampak pada partisipasi militer Korut dalam parade Victory Day Rusia di Red Square, Moskow, Sabtu (9/5).
Baca Juga: Iran Respons Proposal AS, Trump: Tidak Dapat Diterima
"Dengan berbaris dalam parade Hari Kemenangan Rusia untuk pertama kalinya, Korut menunjukkan erat hubungan militernya dengan Rusia," kata Yoon Min-ho, juru bicara Kementrian Unifikasi Korsel, melansir Yonhap, Senin (11/5).
Pada Sabtu (9/5), pasukan Korut turut berparade membawa bendera nasional dan spanduk yang menandai Victory Day, hari peringatan kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II. Mereka hadir memenuhi undangan dari Presiden Rusia Vladimir Putin.
Baca Juga: Macron Respons Peringatan Iran atas Kapal Perang di Selat Hormuz
"Kontingen gabungan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara Tentara Rakyat Korea bergabung dalam Parade Hari Kemenangan Moskow," tulis laman media Korut KCNA.
Partisipasi pasukan Korut di Victory Day ke-81 itu merupakan yang pertama kalinya. Setelah parade, Putin bertemu dengan komandan kontingen Korut dan menyampaikan apresiasi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































