INTERNASIONAL

Korsel Siapkan Senjata Laser untuk Jatuhkan Drone Korut, Dinamai 'Star Wars'

senjata laser tembak drone
Ilustrasi senjata laser tembak drone. (Foto gov.uk)

Jakarta, IDM – Korea Selatan (Korsel) mengatakan bakal jadi negara pertama yang akan menangkal dan menjatuhkan drone milik Korea Utara (Korut) dengan senjata laser.

Senjata pertahanan canggih itu diberi nama 'Proyek Star Wars'. Korea Selatan menyebut senjata tersebut telah diuji coba dan tengah memasuki fase produksi program pengembangan.

"Korea Selatan akan mengerahkan senjata laser untuk menembak jatuh drone Korea Utara tahun ini," kata Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Korsel, dikutip dari Reuters, Minggu (14/7).

Baca Juga: Cina dan Rusia Gelar Latihan ‘Maritime Interaction 2024’ Usai KTT NATO

"Dan (Korea Selatan) menjadi negara pertama di dunia yang mengerahkan dan mengoperasikan senjata semacam itu di bidang militer," sambung badan tersebut.

DAPA menjelaskan senjata laser penghancur drone yang dikembangkan militer Korsel dengan Hanwha Aerospace itu efektif dan murah. Senjata ini hanya perlu biaya 2.000 Won atau setara dengan Rp23.000 per tembakan.

Meski murah, namun tembakan yang dihasilkan senjata laser tersebut sangat senyap dan tidak terlihat. DAPA juga mengklaim kecanggihan 'Proyek Star Wars' dapat menembak jatuh drone yang terbang dengan membakar mesin atau peralatan listrik dalam drone dengan pancaran cahaya selama 10 hingga 20 detik.

Baca Juga: Korut Kecam Deklarasi NATO Sebagai Pemicu Perang Dingin Baru

"Negara kami menjadi negara pertama di dunia yang mengerahkan dan mengoperasikan senjata laser, dan kemampuan respons militer kami terhadap provokasi drone Korea Utara akan semakin diperkuat,” terang DAPA.

Pada Desember lalu, lima drone Korea Utara melintasi perbatasan Korea Selatan. Situasi tersebut terjadi lantaran kedua negara masih terlibat perang yang terjadi pada masa silam yakni 1953 lalu, dan hanya berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.