Korsel Peringatkan Ancaman Nuklir Korut Bagi Dunia

IDM - Korea Selatan (Korsel) memperingati negara-negara lain bahwa Korea Utara (Korut) merupakan ancaman bagi dunia karena terus mengembangkan senjata nuklirnya. Korsel pun akan tetap membangun pertahanan yang kuat untuk menghadapi ancaman Korut melalui aliansi AS termasuk kerjasama keamanan trilateral dengan Jepang.
Dilansir dari Yonhap, Selasa (11/10), Presiden Korsel Yoon Seok Yeol mengatakan bahwa “Korut telah secara konsisten mengembangkan dan memajukan kemampuan senjata nuklir dan sekarang mengancam tidak hanya bagi Korsel tetapi seluruh dunia, tetapi saya pikir tidak ada yang bisa diperoleh melalui nuklir.”
Yoon juga meyakinkan publik untuk tidak khawatir karena selain melalui upaya kerjasama keamanan, pertahanan militer Korsel mampu mendeteksi dan mencegat berbagai rudal yang diluncurkan oleh Korut. Selain itu pemerintah akan terus mendesak Korut untuk menghentikan provokasi dan menyetujui denuklirisasi demi keamanan regional.
"Denuklirisasi Korut telah diupayakan selama 30 tahun terakhir sejak awal 90-an di bawah tujuan denuklirisasi seluruh wilayah Semenanjung Korea," ujar Yoon.
Pernyataan Yoon dilakukan sehari setelah Korut mengumumkan serangkaian peluncuran Rudal Korut merupakan latihan simulasi serangan nuklir dan menolak dialog apa pun dengan Korsel dan AS. Dilansir dari KCNA, Senin (10/10), Presiden Korut Kim Jong Un mengatakan latihan itu dimaksudkan sebagai peringatan ke Seoul dan Washington karena telah melakukan latihan militer bersama yang mengancam keamanan Semenanjung Korea. (BP)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































