Korsel Klaim Tahan Kapal Berisi Warga Korut yang Diduga Membelot

Jakarta, IDM - Korea Selatan (Korsel) mengatakan pihaknya telah menahan sebuah kapal berisi warga negara Korea Utara (Korut) yang diduga berusaha membelot dan kabur dari negara yang terisolasi tersebut.
Dilansir dari BBC, Selasa (24/10), Joint Chief of Staff Korsel mengungkapkan bahwa kapal kayu kecil itu ditahan karena berlayar melewati batas maritim antar kedua Korea. Namun, belum dapat dipastikan apakah keempat penumpang kapal memang sengaja membelot atau tidak.
Baca Juga: Wakil PM Serbia: Alutsista dari Cina Berikan Kekuatan Signifikan
"Sebuah perahu kecil yang membawa terduga pembelot dari Korut telah ditahan usai menyeberang ke perairan Korsel. Sebanyak empat orang di dalamnya diduga membelot dari Korut," katanya.
Upaya pembelotan sudah beberapa kali terjadi namun semakin sulit sejak Kim Jong Un memimpin kekuasaan pada tahun 2011. Insiden kali ini merupakan kasus kedua yang terungkap dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, sembilan warga Korut melintasi perbatasan laut barat dengan kapal nelayan dan diselamatkan oleh penjaga pantai Korsel pada Mei lalu.
Baca Juga: Usai Ambil Alih Wilayah Nagorno-Kabarakh, Azerbaijan Gelar Latihan Militer dengan Turki
Para terduga pembelot itu biasanya ditahan dan diinterogasi hingga satu bulan, untuk memastikan motif mereka meninggalkan Korut. Mereka kemudian dikirim ke Hanawon, sebuah fasilitas pemukiman dimana mereka dipersiapkan untuk hidup di Korsel. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































