Koorsahli KSAD Kunjungi Satgas BGC Kongo

Jakarta, IDM - Bertempat di Soedirman Camp Walungu Republik Demokrasi Kongo, Koorsahli KSAD Letjen TNl Wisnoe Prasetja Boedi didampingi Asops KSAD Mayjen TNI Eka Wiharsa, Pangdam Xll/Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, mengunjungi Satgas Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen GarudalXXXIX-C/MONUSCO. Jumat (17/09/21).
Kunjungan Koorsahli KSAD beserta rombongan ini disambut oleh Tarian Kolaborasi Budaya Indonesia yang dibawakan oleh Prajurit Satgas termasuk Wanita TNI.

Dok. PMPP TNI
Tarian ini mewakili beberapa provinsi yang ada di Indonesia diantaranya, Kalimantan, Sulawesi, Papua,Riau, Sumatera, dan Bali.
Sedangkan kegiatan kunjungan dilaksanakan dalam rangka kegiatan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan tugas Satgas BGC TNI beserta seluruh Prajurit Satgas oleh Mabes Angkatan Darat.
Selanjutnya, Koorsahli KSAD beserta rombongan menuju Ruangan Soedirman Camp untuk menerimapaparan tentang Satgas yang disampaikan oleh Komandan Satgas Garuda Batalyon Gerak Cepat (BGC)XXXIX-C/MONUSCO Kolonel Inf Sandi Kamidianto tentang situasi dan kondisi seluruh Prajurit, AlutsistaTNI, pencapaian-pencapaian yang sudah diraih selama menjalankan misi.
Paparan diikuti oleh COB yang beradadi Bendera dan Shabunda melalui Virtual. Komandan Satgas juga menyampaikan bahwa, para Prajurit yang terpilih ini merupakan prajurit yang tangguh dan penuh semangat, sehingga mampu melaksanakantugas dan tanggung jawab dengan baik sebagai prajurit Garuda. (man)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































