Kecam Serangan Israel, Presiden Lebanon: Kejahatan yang Tak Dapat Dibenarkan

Jakarta, IDM – Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras serangan yang terus berlanjut dari Israel dan perampasan properti milik warga di Lebanon Selatan. Agresi Israel itu merusak proses menuju perdamaian jangka panjang di wilayah tersebut.
Baca Juga: Presiden Korut Resmikan Kapal Perusak Kang Kon Berbobot 5.000 Ton
"Tindakan Israel dengan terus-menerus melancarkan serangan yang menewaskan warga sipil tak berdosa termasuk perempuan dan anak-anak, menghancurkan serta membakar rumah, dan meratakan properti dengan buldoser merupakan kejahatan yang patut dikecam, ditolak, dan tidak dapat dibenarkan," ujarnya melalui platform X @LBpresidency, Senin (7/9).
Ia juga kembali menyatakan dukungan terhadap perpanjangan mandat Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL). Ia mengungkapkan, pihaknya tengah bekerja sama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Italia untuk memfasilitasi hal tersebut.
"Kami menyambut baik inisiatif Prancis serta Italia untuk membentuk pasukan Eropa guna mengisi kekosongan setelah penarikan pasukan UNIFIL," imbuhnya.
Baca Juga: Trump Sebut akan Serang Situs Pickaxe Mountain Iran
Sebelumnya, ia menuturkan bahwa jika perpanjangan mandat UNIFIL tidak memungkinkan, Lebanon akan menyambut baik negara sahabat yang bersedia melanjutkan tugas UNIFIL khususnya dalam memberi dukungan kemanusiaan, sosial, kesehatan di wilayah selatan. Pemerintah Lebanon pun tengah menjajaki kemungkinan dan kerangka hukum bagi kehadiran pasukan internasional tersebut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































