Kapal Induk AS Pimpin Latihan NATO

Jakarta, IDM - Angkatan Laut AS mengerahkan Kapal Induk USS George H.W. Bush (CVN 77) untuk memimpin latihan militer Neptune Strike 2022. Latihan bersama aliansi NATO ini bertujuan sebagai pencegahan dan pertahanan di kawasan Eropa-Antlantik.
Dalam Latihan Neptune Strike atau NEST 22.2, USS George H.W. memimpin latihan yang mencakup lebih dari 80 pesawat, 14 kapal dan sekitar 6000 personel dari 24 negara aliansi NATO, termasuk Finlandia dan Swedia.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg meresmikan latihan pada 25 Oktober, sekaligus menyambut USS George H.W. yang mendemonstrasikan kemampuan dan komitmen AS dengan aliansi NATO. Unjuk kekuatan tersebut merupakan pesan NATO yang akan terus melindungi dan mempertahankan setiap wilayah negara sekutu.
“NATO adalah aliansi pertahanan. Kekuatan kami membantu mencegah kesalahan perhitungan dengan mengirimkan pesan yang jelas yaitu NATO akan melindungi dan mempertahankan setiap inci wilayah sekutu,” ujar Jens dilansir dari Nato.
Komandan Kapal Induk Laksamana Muda Dennis Velez turut menegaskan bahwa dengan latihan ini, aliansi NATO dapat meningkatkan kewaspadaan ditengah dinamika keamanan internasional. Menurutnya, sudah seharusnya pasukan pertahanan untuk siap menghadapi berbagai macam ancaman apapun.
Baca: Menlu ASEAN Bertemu, Khusus Bahas Isu Myanmar
“Kami telah menekankan dan mempraktikkan ini di semua latihan internasional dan kegiatan kewaspadaan kami. Kami selalu membangun dan meningkatkan kemampuan kami dan itulah yang meningkatkan kesiapan kami. Itu yang membuat kami selalu siap untuk menang,” ujar Dennis dilansir dari Sky. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































