Jaga Stabilitas Perdamaian, Jepang akan Tingkatkan Kapabilitas dan Diplomasi Pertahanan

Jakarta, IDM - Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kapabilitas maupun diplomasi pertahanan untuk menjaga perdamaian di kawasan.
Dilansir daru NHK, Senin (25/3), pernyataan itu Kishida ungkapkan saat wisuda Akademi Pertahanan Nasional Jepang di Yokosuka. Dalam pidatonya, Kishida mengatakan bahwa selama empat tahun terakhir, dunia dipenuhi dengan gejolak. Termasuk yang disebabkan oleh peningkatan kekuatan nuklir Korea Utara (Korut) dan konflik Rusia-Ukraina, yang kini masih berlangsung dan merupakan tantangan besar bagi tatanan internasional.
Baca Juga: Rudal Rusia Memasuki Wilayah Udara Polandia
“Peningkatan kekuatan militer, termasuk pengembangan nuklir dan rudal, telah meningkat pesat di wilayah sekitar Jepang. Dan upaya untuk secara sepihak mengubah status quo dengan provokasi juga semakin meningkat,” katanya.
"Pemerintah Jepang akan memperkuat kemampuan pertahanan dan diplomatiknya untuk menjaga perdamaian dan mencegah keadaan darurat keamanan," jelasnya.
Baca Juga: Putin Bersumpah akan Hukum Dalang Penembakan Masal
Jepang merupakan sekutu Amerika Serikat (AS) dan mendukung Ukraina secara finansial melalui penerapan sanksi internasional terhadap Rusia. Kishida pun dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden AS Joe Biden pada April mendatang. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































