Israel Kirim Serangan Udara ke Damaskus, Tewaskan 6 Tentara

Jakarta, IDM – Pasukan Israel kembali kirimkan pesawat tak berawak ke bekas barak tentara di Kiswa, wilayah barat daya ibu kota Damaskus, pada Rabu (27/8). Serangan tersebut mengakibatkan enam tentara Suriah tewas di dekat Kiswa.
Seorang sumber militer Suriah menuturkan kepada Al Jazeera bahwa Israel tidak hanya melancarkan serangan udara, tetapi menggelar operasi pendaratan dengan empat helikopter di area barak.
Menurut sumber tersebut, puluhan tentara Israel dan sejumlah peralatan khusus dikerahkan selama lebih dari dua jam. Meski demikian, tidak ada kontak senjata antara pasukan Israel dan tentara Suriah.
Baca Juga: Zelensky Sebut Opsi Tiga Negara Tuan Rumah Pertemuan dengan Putin
Situasi tersebut membuat ketegangan antara Israel dan Suriah semakin meningkat. Presiden Ahmed al-Sharaa menyatakan bahwa Israel berupaya memperluas kendalinya di wilayah tersebut.
Kementerian Luar Negeri Suriah dalam pernyataannya menegaskan serangan Israel sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pernyataan tersebut juga menegaskan tindakan Israel ialah pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Republik Arab Suriah.
Baca Juga: PBB: Lebih dari 36.000 Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Akibat Serangan Terbaru Israel
Usai rezim Bashar al-Assad jatuh pada Desember silam, Israel telah mengirim ratusan serangan yang menargetkan aset hingga lokasi militer di seluruh Suriah.
Kementerian Luar Negeri Suriah juga menyatakan bahwa Israel telah mengirim 60 tentara untuk menguasai wilayah di sekitar Gunung Hermon, kawasan strategis dekat perbatasan Libanon. (ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































