Insiden Pertama sejak 2003, Jepang Gagal Meluncurkan Roket

IDM - Jepang gagal meluncurkan sebuah roket bernama Epsilon untuk pertama kalinya sejak 2003 di Pusat Antariksa Uchinoura, Kagoshima, Rabu (12/10). Roket tersebut akhirnya diperintahkan untuk menghancurkan diri di udara setelah terdeteksi masalah yang membuatnya gagal meluncur ke luar angkasa.
Dilansir dari TBS, Rabu (12/10), Direktur Eksekutif Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA) Yasuhiro Funo mengatakan bahwa “Kami menentukan bahwa ada kelainan pada sikap roket dan tidak dapat dimasukkan ke dalam orbit yang direncanakan. Roket tidak bisa melanjutkan penerbangan yang aman, karena bahaya yang akan ditimbulkan jika roket itu jatuh ke daratan. Jadi kami mengambil langkah-langkah untuk menghindari insiden semacam itu dan kami mengirimkan sinyal (untuk menghancurkan roket)."
Yasuhiro mengatakan JAXA mengirim sinyal berupa perintah penghancuran diri setelah memutuskan roket Epilepson tidak dapat terbang dengan aman dan memasuki orbit yang direncanakan. JAXA mengatakan roket dan muatannya diyakini jatuh ke laut timur Filipina. Yasuhiro mengakui bahwa kegagalan tersebut dapat mempengaruhi kemungkinan bisnis peluncuran Epsilon di masa depan, yaitu Epsilon S yang rencanya akan diluncurkan tahun depan.
“Misi pertama dan terpenting adalah menyelidiki penyebabnya dan mengambil tindakan tegas,” ujar Yasihuro.
Roket Epsilon-6 merupakan roket berbahan bakar padat dengan panjang 26 meter dan berat 95 ton. Roket tak berawak ini dirancang untuk meluncur dalam tiga tahap. Epilepson membawa 8 satelit ke orbit di luar angkasa pada misi keenamnya. Kemudian, insiden ini adalah kegagalan pertama bagi peluncuran roket Jepang sejak tahun 2003, sekaligus menjadi kegagalan pertama dalam peluncuran roket jenis Epsilon. (BP)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































