Inggris Menyumbangkan 850 Black Hornet untuk Ukraina

Jakarta, IDM - Inggris akan memberikan bantuan senjata senilai $64 juta kepada Ukraina. Bantuan ini termasuk 850 pesawat nirawak mikro Black Hornet yang dapat meningkatkan pengawasan jarak jauh dan kemampuan pertahanan ketika menghadapi agresi militer Rusia.
Dilansir dari Defense News, Kamis (25/8), Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kyiv untuk menandai 31 tahun kemerdekaan Ukraina, serta menguraikan rencana pengiriman bantuan keamanan yang menambah daftar sumbangan oleh Pemerintah Inggris sejak Rusia menginvasi Ukraina.
Pesawat nirawak mikro Black Hornet dirancang khusus untuk memperluas jangkauan visual di lingkungan yang kompleks seperti perkotaan. Ukurannya yang hanya sebesar tangan orang dewasa menjadikan Black Hornet sangat ringan, senyap, dan mampu terbang hingga 20 menit. Pesawat yang di produksi oleh perusahaan AS Teledyne Flir ini akan mentransmisi video langsung ke operator sehingga efektif untuk mengidentifikasi ancaman siang dan malam tanpa terdeteksi musuh.
Hingga saat ini, Pemerintah Inggris telah memberikan bantuan ke Ukraina baik dalam bentuk senjata militer maupun finansial senilai lebih dari $2.7 miliar. Boris mengungkapkan bahwa Pemerintah Inggris akan selalu bersama Ukraina selama yang dibutuhkan dan Ukraina pasti mampu untuk menang. (BP)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































