Indonesia bersama ASEAN Dorong Penyelesaian Damai Myanmar

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono bersama ASEAN mendorong implementasi konkret Five-Point Consensus (5PC) sebagai kerangka utama dalam mendukung penyelesaian damai di Myanmar.
Hal itu ditekankan dalam Pertemuan Informal Para Menlu ASEAN dengan Myanmar yang berlangsung di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu. Pertemuan yang diinisiasi oleh Filipina selaku Ketua ASEAN turut membahas perkembangan terkini di Myanmar.
Baca Juga: Palestina akan Gelar Pemilu Legislatif, Pertama dalam 20 Tahun
Meskipun terdapat sejumlah perkembangan pascapemilihan umum, implementasi 5PC masih menghadapi berbagai tantangan termasuk dalam mewujudkan dialog inklusif yang krusial bagi upaya rekonsiliasi nasional.
"Dialog nasional yang inklusif dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci menuju perdamaian dan rekonsiliasi nasional yang berkelanjutan," ujarnya melansir keterangan tertulis Kemlu RI, Senin (13/7).
Ia juga menegaskan, 5PC tetap menjadi acuan utama ASEAN, yang menekankan penghentian kekerasan, dialog inklusif, serta penyediaan bantuan kemanusiaan secara aman dan tanpa diskriminasi. Menurutnya, proses perdamaian perlu bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led, termasuk melalui berbagai inisiatif engagement dengan seluruh pemangku kepentingan Myanmar.
Baca Juga: Pendudukan Israel Meluas, Warga Palestina Mengungsi Terus Bertambah
"Solusi yang berkelanjutan harus bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led. Indonesia siap membantu membangun jembatan untuk mewujudkan hal tersebut," imbuhnya.
Adapun, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan pada KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, dan Pertemuan Menlu ASEAN secara daring pada 21 Mei 2026, serta tindak lanjut dari kunjungan Menlu RI ke Nay Pyi Taw pada awal bulan lalu.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































