India Jajaki Pembangunan Kapal Selam dengan Jerman

Jakarta, IDM – Jerman telah menandatangani kesepakatan terkait pembangunan enam kapal selam untuk angkatan laut India. Kesepakatan itu merupakan bagian dari ambisi India untuk meningkatkan kapabilitas produksi alutsista.
Dilansir dari Bloomberg, Jumat (9/6), Industri pertahanan asal Jerman, Thyssenkrupp Marine Systems, dan Mazagon Dock Shipbuilders Limited (MDL) India telah menandatangani nota kesepahaman untuk berkerja sama membangun kapal selam.
Baca Juga: Unjuk Kekuatan, NATO akan Gelar Latma Angkatan Udara Terbesar dalam Sejarah
Dalam kesepakatan tersebut, MDL akan membangun enam kapal selam non-nuklir yang dirancang dan diawasi oleh Thyssenkrupp. Meskipun tidak dijelaskan tipe kapal selam yang akan dibangun, tetapi India akan memperhatikan pemenuhan standar tingkat komponen dalam negeri dengan perkiraan nilai proyek sebesar $5,2 miliar.
“Ini akan menjadi kontrak besar dan penting tidak hanya untuk industri Jerman tetapi juga untuk India dan kemitraan strategis India-Jerman,” kata Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius dalam lawatannya di India Rabu lalu.
Baca Juga: Cina Diduga akan Bentuk Markas Pengintai di Kuba
Secara terpisah, Thyssenkrupp menyatakan pernah menyerahkan empat kapal selam ke angkatan laut India pada 1980-an. Kala itu, mereka bekerja sama dengan Magazon Dock Shipbuilders Limited.
"Kami siap ketika India memanggil,’’ kata CEO Thyssenkrupp Oliver Burkhard. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































