Houthi Klaim Serang Arab Saudi, Tiga Orang Terluka

Jakarta, IDM – Otoritas Arab Saudi mengatakan bahwa tiga orang terluka akibat serangan yang menargetkan dua bandara yakni Bandara Internasional Raja Abdullah bin Abdulaziz di Jazan dan Bandara Internasional Najran.
Melanisr Anadolu, Selasa (6/10), hal itu diungkapkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Umum (General Authority of Civil Aviation/GACA). Ketiganya mengalami luka ringan dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.
Baca Juga: Aliansi Pertahanan Makkah Aktifkan Komitmen Pertahanan Kolektif
"Tim darurat dan otoritas terkait segera menanggapi sesuai dengan prosedur yang disetujui," katanya, seraya menambahkan bahwa serangan juga menyebabkan kerusakan material.
Mereka juga bekerja sama dengan badan keamanan Arab Saudi untuk menilai kerusakan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan penumpang, karyawan, dan penerbangan sipil.
Baca Juga: Trump Ungkap Alasan Tarik Mundur Pesawat Pengebom B-1 dari Inggris
Kendati tidak diungkapkan siapa pihak yang mendalangi serangan tersebut, sebelumnya Houthi mengklaim telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone, termasuk "situs sensitif" di Jazan dan Najran. Houthi pun mengklaim menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan kilang Aramco di Rabigh.
Di tengah konflik yang terus berkecamuk tersebut, Arab Saudi bersama Turki dan Pakistan sepakat untuk "beralih ke tahap pelaksanaan praktis dari komitmen pertahanan kolektif". Berdasarkan Pakta Pertahanan Bersama Makkah tersebut, serangan terhadap salah satu dari mereka akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Arab Saudi akan segera mendapat dukungan militer dari aliansi Makkah.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































