Houthi Klaim Kembali Serang Kapal Tanker Arab Saudi

Jakarta, IDM – Houthi mengklaim telah menyerang sebuah kapal tanker minyak Arab Saudi di bagian utara Laut Merah dengan rudal balistik pada Rabu (5/8).
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree menyatakan bahwa beberapa rudal menghantam kapal tanker 'Wafa' di lepas pantai Wanbu secara akurat. Hal itu disebut sebagai bagian dari upaya membalas blokade maritim Arab Saudi.
Baca Juga: Iran-Oman Semakin Dekat Capai Kesepakatan Terkait Hormuz
"Jumlah total kapal tanker minyak Saudi yang telah dicegat dan dipaksa berbalik arah di Laut Merah dan Laut Arab telah mencapai 29 kapal," katanya melalui platform X @Yahya_Saree.
Ia mengatakan, pihak Arab Saudi telah mengalihkan rute kapal tanker minyak ke wilayah utara Laut Merah setelah Houthi berhasil menerapkan blokade dari Selat Bab al-Mandab.
Baca Juga: BoP: Israel akan Mundur dari Gaza Setelah Pelucutan Senjata Hamas
Houthi juga disebut akan terus melakukan dan meningkatkan serangan terhadap kapal tanker minyak Saudi di wilayah utara Laut Merah guna memblokir jalur akses maritim sekaligus mencegah pelayaran kapal-kapal tersebut, "sehingga menciptakan situasi blokade dibalas blokade apa pun konsekuensinya," ujarnya.
Belum ada tanggapan dari pihak Arab Saudi. Ketegangan antara keduanya menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab, yang merupakan jalur pelayaran global strategis.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































