Gelar Kursus Berstandar PBB, PMPP TNI Perkuat Peran Perlindungan Sipil di Wilayah Konflik

Jakarta, IDM – PMPP TNI menyelenggarakan kursus United Nations Comprehensive Protection of Civilian (UN CPOC) di Auditorium PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada beberapa waktu lalu.
Diresmikan oleh Wakil Komandan PMPP TNI Marsma TNI Victor, kursus ini merupakan hasil kerjasama antara TNI dengan Kementerian Luar Negeri RI yang berfokus pada tingkat operasional dan taktis.
Baca Juga: Usai Bertemu Putin, Trump Berunding dengan Zelensky
"Inisiatif ini menyoroti pentingnya pemahaman multidimensi dalam isu-isu global dan peran Indonesia menjaga perdamaian dunia, khususnya dalam konteks perlindungan penduduk sipil di daerah konflik," tulis PMPP TNI melansir keterangan resminya, Rabu (20/8).
Peserta kursus berjumlah 36 orang yang datang dari beberapa negara seperti Bangladesh, Mongolia, Malaysia, Filipina, Thailand, Nepal, Vietnam, Pakistan, Fiji, Timor Leste dan Indonesia. Mereka akan mendapatkan berbagai materi kursus selama empat hari hingga 22 Agustus 2025.
Baca Juga: Dukung Kesehatan Masyarakat, Satgas UNIFIL Gelar Medical Campaign
Materi secara umum membahas teori, pengalaman dan tantangan yang berkaitan dengan apa dan bagaimana pelaksanaan perlindungan penduduk sipil di daerah konflik oleh pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Para partisipan juga mempelajari terkait operasi perdamaian PBB secara komprehensif dengan fokus pada Mandate of a Peacekeeping Operation that Include the Need to Protect Vulnerable Civilian Population from Imminent Attack.
Turut hadir Atase Pertahanan (Athan) Kanada, Colonel Stewart Taylor dan delegasi, serta jajaran PMPP TNI diantaranya Inspektur PMPP TNI Kolonel Laut (E) Jasman, Dirbinpers PMPP TNI Kolonel Kav Afkar Mulya, Dirbinren PMPP TNI Kolonel Adm Fauzan Zuhdi dan Dirbinops PMPP TNI Kolonel Inf Untung Prayitno. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































