Gandeng Turki, Irak Tetapkan Kurdi Sebagai Organisasi Terlarang

Jakarta, IDM – Pemerintah Irak secara resmi menetapkan kelompok separatis Kurdi sebagai organisasi terlarang. Hal itu dilakukan menyusul Turki, yang telah lebih dulu mencap Kurdi sebagai teroris.
Dilansir dari AP, Rabu (24/7), Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani telah mengeluarkan instruksi agar Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dilarang dalam semua korespondensi resmi. Pernyataan itu merupakan yang pertama kalinya pemerintah Irak secara resmi menetapkan status kelompok tersebut.
Baca Juga: Dorong Jumlah Tentara untuk Perang Lawan Ukraina, Gaji Tentara Kontrak Moskow Meningkat
Keputusan Irak itu merupakan hasil dari pembahasan dengan Turki. Sebelumnya, ketika Presiden Recep Tayyip Erdogan mengunjungi Irak pada bulan April lalu, ia mengatakan bahwa dirinya dan Sudani telah “berkonsultasi mengenai langkah-langkah bersama yang dapat kita ambil melawan organisasi teroris PKK dan perluasannya, yang menargetkan Turki dari wilayah Irak.”
Baca Juga: Filipina dan Singapura Perluas Kerja Sama Pertahanan
Turki pun seringkali melakukan serangan lintas batas ke Irak utara, yang menjadi basis PKK. Awalnya, pemerintah Irak menyebut serangan Turki itu sebagai pelanggaran kedaulatan. Namun, kini akhirnya kedua negara itu sepakat menetapkan organisasi PKK sebagai ancaman terhadap keamanan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































