Dukung Capaian MEF TNI, Ketua DPR: “Demi Pertahanan Negara yang Kuat”

Jakarta, IDM - "DPR RI memiliki komitmen yang tinggi, untuk ikut mendukung upaya membangun kekuatan TNI dalam melaksanakan pertahanan negara yang kuat," sebut Puan dalam acara Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun anggaran 2022, Selasa (1/3).
Puan menegaskan DPR berkomitmen mendukung pembangunan kekuatan Tentara Nasional Indonesia dengan memenuhi capaian Minimum Essential Force (MEF) dan Grand Design Polri.
"Pembangunan postur pertahanan militer Minimum Essential Force (MEF) agar dilakukan dengan pemilihan alutsista yang mutakhir, baru dan sesuai dengan kebutuhan," imbuh Puan.
Puan juga mengingatkan agar konsep postur kemampuan dan kekuatan TNI juga harus mempertimbangkan faktor-faktor perkembangan terkini.
Faktor-faktor yang dimaksud adalah aspek geopolitik, perkembangan teknologi, ancaman gerakan separatisme, aksi terorisme, ancaman disintegrasi bangsa, dan bentuk ancaman baru terhadap kedaulatan negara serta operasi militer lainnya. Di samping itu, Puan menilai kekuatan postur pertahanan militer ketiga matra TNI masih belum optimal berkaca dari data capaian Minimum Essential Force (MEF) pada Renstra Tahap II sebesar 61,48 persen dari target sebesar 74,62 persen. “Ke depan diperlukan upaya dan komitmen bersama antara Pemerintah, TNI, dan DPR, dalam mencapai target MEF pada Renstra Tahap III yang akan berakhir pada tahun 2024,” ujar Puan.
Seperti kita ketahui, Kekuatan Pokok Minimum atau lebih dikenal dengan sebutan Minimum Essential Force (MEF) merupakan proses untuk modernisasi alat utama sistem pertahanan (alusista) Indonesia, sejak dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 2007 lalu pada masa kepemimpinan Prof. Dr. Juwono Sudarsono, dibagi menjadi tiga rencana strategis hingga tahun 2024. Selain itu, juga terdapat tiga komponen postur, yakni kekuatan, gelar (persebaran penempatan), dan kemampuan. (gin)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































