PARLEMEN

DPR Dorong Kajian Mendalam atas Tawaran Hibah Kapal Induk Italia

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin.
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM – Rencana hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi (C551) dari Italia kepada Indonesia menuai perhatian serius dari DPR RI.

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menilai pemerintah perlu melakukan kajian strategis lintas aspek sebelum menerima tawaran tersebut.

Baca Juga: Kodam Palaka Wira Paparkan Strategi Pengamanan PSN dan Mitigasi Radikalisme

Ia mengemukakan pengadaan alutsista tidak bisa hanya dilihat dari nilai akuisisi awal, tetapi juga biaya siklus hidup (life cycle cost) yang kerap jauh lebih besar.

“Biaya operasional, pemeliharaan, modernisasi, hingga pelatihan kru harus dihitung secara rinci. Jangan sampai ini justru menjadi beban bagi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia,” ujarnya.

TB Hasanuddin mengemukakan tantangan terbesar terletak pada interoperabilitas. Kapal tersebut menggunakan sistem dan platform yang tidak kompatibel dengan armada TNI saat ini, termasuk pesawat tempur seperti F-16, Sukhoi, maupun Rafale.

Selain itu, penggunaan Harrier II dinilai berisiko karena tren global menunjukkan platform tersebut mulai ditinggalkan dan akan dipensiunkan oleh sejumlah negara.

Baca Juga: WNI Disandera Perompak Somalia, Komisi I: Negara Harus Hadir Selamatkan Korban

“Kalau dukungan logistik dan suku cadang makin langka, biaya akan semakin tinggi. Ini harus diantisipasi sejak awal,” katanya.

Ia pun meminta pemerintah bersikap hati-hati dan memastikan keputusan yang diambil benar-benar mendukung kebutuhan strategis pertahanan nasional. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.