INTERNASIONAL

Di Ankara, Era Baru NATO 3.0

Mark Rutte
Sekjen NATO Mark Rutte saat KTT di Ankara, Turki. (Foto: Dok. X/@SecGenNATO)

Jakarta, IDM – KTT NATO di Ankara, Turki, telah rampung dengan penekanan komitmen menuju era baru aliansi tersebut. Sekretaris Jenderal Mark Rutte mengatakan, pertemuan itu menggaungkan pesan kuat bahwa "NATO memberikan hasil".

Hal ini diwujudkan dalam bertambahnya tanggung jawab sekutu, meningkatnya investasi dan industri pertahanan serta pengembangan kemampuan baru. “Kita sedang menyeimbangkan kembali keamanan kita menjadi lebih baik, dan itulah inti dari era NATO 3.0,” katanya melansir Nato.int, Kamis (9/7).

Baca Juga: Saling Serang! Iran Targetkan Seluruh Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Ia menegaskan kembali target NATO untuk mengalokasikan belanja pertahanan dan sektor terkait hingga 5 persen dari PDB pada 2035. Namun, sekutu akan segera mencapai 4 persen, jauh sebelum target waktu yang ditetapkan. Menurutnya, ini bukti adanya peningkatan besar dalam belanja pertahanan.

“Fokus kita sekarang telah bergeser secara tegas dari menetapkan target ke memberikan hasil. Itu berarti mempercepat produksi, menghilangkan hambatan, meningkatkan ketahanan, berinvestasi dalam inovasi, dan bekerja sama dengan mitra untuk memaksimalkan kerja sama," ujarnya.

KTT pada 7-8 Juli ini juga menghasilkan kesepakatan pengadaan baru senilai lebih dari €50 miliar. NATO juga meluncurkan Drone Edge, sebuah inisiatif baru yang akan menginvestasikan $40 miliar untuk sistem nirawak selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Trump Sebut Gencatan Senjata dengan Iran Telah Berakhir

Rutte juga mengumumkan langkah untuk meningkatkan rantai pasokan bahan bakar NATO, guna memastikan pasukan sekutu memiliki pasokan energi yang dibutuhkan. “Kita tahu bahwa investasi €27 miliar ini akan memodernisasi infrastruktur penyimpanan dan distribusi bahan bakar kita yang ada dan mendukung fasilitas baru termasuk jalur pipa menuju bagian timur aliansi,” katanya.

“Persatuan, solidaritas, dan kekuatan kolektif kita tetap menjadi landasan perdamaian, keamanan, dan kemakmuran," tegasnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.