Berambisi Kuasai Greenland, Trump Ingin Singkirkan Ancaman Rusia

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa ia akan mengambil tindakan tegas untuk menghilangkan "ancaman Rusia" di Greenland.
"NATO telah memberi tahu Denmark, selama 20 tahun, bahwa 'Anda harus menyingkirkan ancaman Rusia dari Greenland.' Sayangnya, Denmark tidak mampu berbuat apa pun. Sekarang saatnya, dan itu akan dilakukan!, "kata Trump melansir media sosial miliknya Truth Social, Senin (19/1).
Baca Juga: Cegah Perang Dunia lll, SBY Desak PBB Gelar Sidang Majelis Umum Darurat
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dan Trump membahas situasi keamanan di Greenland dan Arktik melalui panggilan telepon. Rutte mengungkapkan, keduanya akan terus bekerja sama menangani hal ini dan ia berharap dapat bertemu dengan Trump di Davos dalam waktu dekat.
Greenland, wilayah otonom Kerajaan Denmark, telah lama dilirik AS karena lokasinya yang strategis dan memiliki sumber daya mineral yang melimpah. Dibawah pemerintahan Trump, AS kembali menggaungkan ambisi untuk menguasai Greenland di tengah kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas Rusia dan Cina di kawasan Arktik.
Trump juga telah mengatakan akan menjatuhkan tarif 10% pada produk dari delapan negara Eropa, termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, mulai 1 Februari mendatang. Tarifnya akan meningkat menjadi 25% pada bulan Juni. Trump beralasan, penjatuhan tarif dilakukan karena mereka menentang kendali AS atas Greenland.
Baca Juga: AS Diskusi dengan NATO Terkait Greenland
Setelah pengumuman tersebut, delapan negara Eropa mengeluarkan pernyataan bersama berupa kecaman terhadap ancaman AS dan menegaskan kembali komitmen mereka menjaga keamanan Arktik.
Sementara, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada pekan lalu mengakui status hukum Greenland sebagai bagian dari Denmark, dan juga menyebut situasi di pulau itu "sangat kontroversial." (bp)
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































