INTERNASIONAL

Bantu Tingkatkan Pertahanan, Afrika Selatan akan Kirim 2.900 Tentara ke Kongo

Pasukan bersenjata Afrika Selatan
Pasukan bersenjata Afrika Selatan. (Foto: Dok. Wikimedia)

Jakarta, IDM - Afrika Selatan akan mengirimkan 2.900 tentara untuk bergabung dalam pasukan Southern African Development Community (SADC), yang dikerahkan untuk mengatasi kelompok bersenjata di Republik Demokratik Kongo bagian timur.

Dilansir dari Sanews, laman resmi pemerintahan Afrika Selatan, Selasa (13/2), penugasan itu akan berlangsung selama satu tahun dimulai pada 15 Desember 2023 hingga 15 Desember 2024, dan akan menelan biaya sekitar 2 miliar rand (sekitar $105,75 juta).

Baca Juga: Konflik Terus Berlanjut, Ukraina Sebut Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Zircon

"Presiden Cyril Ramaphosa memerintahkan pengerahan tersebut sejalan dengan pemenuhan kewajiban internasional Afrika Selatan terhadap misi Komunitas SADC untuk mendukung Kongo," tulis Sanews.

"Pengerahan tersebut dilakukan ketika Kongo memerangi pemberontak M23 pimpinan Tutsi yang serangannya dalam beberapa hari terakhir, mengancam ibu kota provinsi Kivu Utara, Goma," jelasnya.

Baca Juga: Korsel Sebut akan Bersikap Tegas Tanggapi Provokasi Korut

SADC merupakan organisasi yang dibentuk pada tanggal 17 Agustus 1992, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dan pembangunan negara-negara anggotanya. Namun, organisasi yang terdiri dari 16 negara itu telah menyetujui misi keamanan di Kongo demi mengatasi ketidakstabilan sejak Mei tahun lalu.

Kongo merupakan salah satu pemasok terbesar kobalt dunia dan produsen tembaga utama di Afrika. Sementara, perang saudara di Kongo sudah terjadi selama bertahun-tahun dimana antar kelompok bersenjata saling memperebutkan tanah dan kekuasaan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.