Bamsoet Tegaskan Tidak Ada Pasukan BIN Bernama Rajawali

Jakarta,IDM- Ketua MPR Bambang Soesatyo mengaku mendengar para taruna-taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang memiliki dengan keahlian khusus itu menamakan diri sebagai “Pasukan Rajawali.” Namun, dia memastikan Badan Intelijen Negara (BIN) tidak memiliki pasukan khusus.
Menurutnya, video yang diunggahnya di akun instagram adalah demonstrasi para taruna-taruni STIN yang baru selesai melakukan pendidikan keahlian khusus.
Di situ mereka mempertunjukkan berbagai kemahirannya seperti menjinakkan bom, membebaskan sandera, terjun dari atas gedung memakai tali dan memperagakan kemahiran bela diri tangan kosong Tarung Derajad, hingga menaklukkan 20 penyerang bersenjata tajam seorang diri.
Bambang, seperti dalam siara persnya, mengaku bangga dan mendukung penuh prestasi para taruna-taruni STIN seperti dipertunjukkan secara luar biasa di hadapannya dan para undangan khusus lainnya sebagai bentuk prestasi pencapaian puncak pendidikan mereka selama di STIN. Bambang mengunjungi STIN beberapa waktu lalu dalam rangka meresmikan Patung Soekarno.
Dia mengungkapkan seharusnya masyarakat bangga memiliki putera-puteri dengan kemahiran yang tidak kalah dengan kemampuan badan-badan intelijen dunia dan memiliki tim taktis yang bisa bergerak sewaktu-waktu.
Menurut Bamsoet, demo ketangkasan yang ditunjukkan para taruna-taruni STIN sangat membanggakan dan itu menunjukkan SDM intelejen Indonesia tidak kalah dengan kehebatan 10 intelijen terbaik dunia seperti CIA (Amerika), M16 (Inggris), GRU (Rusia), DGSE (Prancis), ISI (Pakistan), BND (Jerman), Mossad (Israel), R&AW (India), ASIS (Australia), CSIS (Kanada) dan badan intelejen dunia lainnya.(wan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































