Bakamla RI Ikut Pelatihan Interdiksi Maritim Bersama 7 Negara

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melakukan latihan teknik interdiksi maritim berskala internasional di Malaysia selama sebelas hari.
International Maritime Interdiction Course (IMIC) yang digelar di Malaysia ini dilaksanakan pada 3 -14 November 2025 dan dipartisipasi oleh peserta dari tujuh negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Timor Leste, Filipina, Vietnam dan Sri Lanka.
Baca Juga: Trump Klaim Berhasil Redakan Konflik Thailand-Kamboja
Latihan ini dilakukan sebagai wujud "komitmen [Bakamla RI] dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan dan penegakan hukum maritim," tulis Bakamla RI, melansir keterangan tertulis Senin (17/11).

Kegiatan dilaksanakan melalui metode kelas dan praktek lapangan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis peserta. Tidak hanya mengasah teknik interdiksi maritim, tetapi juga simulasi menegakkan hukum di laut, prosedur embarkasi, hingga meningkatkan interoperabilitas antar aparat penjaga laut.
Baca Juga: UNIFIL: Tank Israel Tembaki Pasukan PBB di Wilayah Lebanon
Adapun, program ini diselenggarakan oleh Malaysia Technical Cooperation Programme (MTCP) bekerja sama dengan Malaysia Maritime Enforcement Agency (MMEA), Japan International Cooperation Agency (JICA), serta Japan Coast Guard (JCG). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































