INTERNASIONAL

AS Sebut 30.000 Tentara Bayaran Rusia Jadi Korban di Ukraina

Bakhmut
Citra Satelit Kota Bakhmut, Ukraina pada Januari 2023 (Foto: Dok. Twitter/ Maxar Technologies)

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) melaporkan sebanyak 30.000 pasukan Wagner, kelompok tentara bayaran Rusia, telah menjadi korban sejak dimulainya invasi di Ukraina. Sekitar 9.000 diantaranya tewas saat melakukan agresi militer.

Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (19/2), juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan bahwa intelijen AS memperkirakan setengah dari pasukan Wagner tewas saat pertempuran semakin intensif di Kota Bakhmur, Ukraina Timur sejak pertengahan Desember 2022. Dengan pertempuran yang berlangsung hingga saat ini, diperkirakan pasukan Rusia telah tersebar luas di sekitar Bakhmut. Meskipun begitu, Rusia dinilai tidak mampu mempertahankan postur tersebut dalam waktu lama.

“Ada kemungkinan bahwa mereka mungkin akan berhasil di Bakhmut, namun hal itu tidak akan berarti apa-apa bagi mereka karena tidak memiliki nilai strategis yang nyata,” ujarnya.

Kirby menjelaskan, hampir 90 persen pasukan Wagner merupakan narapidana yang dikirim ke medan perang tanpa pelatihan militer. Para narapidana ini, ditawarkan kesempatan untuk bebas dari masa tahanannya dengan terlibat dalam agresi militer di Ukraina.

Sementara itu, Kementrian Pertahanan Inggris memperkirakan bahwa kemungkinan hingga 200.000 pasukan Rusia telah menjadi korban dan setidaknya 40.000 orang diantaranya tewas. Tingkat rasio kematian yang dinilai tinggi terus berdampak buruk terhadap efektivitas tempur militer Rusia.

Baca: Ukraina Klaim Rusia Menggunakan ‘Decoy Missiles’

“Pasukan Rusia termasuk Wagner kemungkinan sebanyak 175-200.000 telah menjadi korban sejak dimulainya invasi ke Ukraina. Mungkin sekitar 40-60.000 diantaranya tewas. Tingkat korban Rusia telah meningkat secara signifikan sejak September 2022 ketika mobilisasi parsial diberlakukan,” ujar Kementrian Pertahanan Inggris dilansir Twitter resminya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.