AS dan Sekutu Berkomitmen Menjaga Stabilitas Regional Melalui Latihan Pacific Vanguard 2022

Jakarta, IDM - Pasukan maritim dari lima negara bertemu di Pangkalan Angkatan Laut Guam untuk melakukan latihan kooperatif Pacific Vanguard pada 25-29 Agustus 2022. Negara-negara yang mengirimkan pasukan Angkatan Laut mereka adalah Australia, Kanada, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Jepang, negara yang bertanggung jawab sebagai pelaksana Pacific Vanguard tahun ini.
Pacific Vanguard 2022 merupakan latihan untuk meningkatkan kerjasama dan kesiapan sekutu dalam menghadapi kemungkinan ancaman beresiko tinggi demi menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas kawasan regional Indo-Pasifik.
Dilansir dari PACOM, Senin (29/8), Letnan kolonel AL AS Grant Bryan mengatakan bahwa “Sekutu di Indo-Pasifik beroperasi dalam berbagai spektrum penyelesaian masalah.” Dimana, latihan operasi maritim ini termasuk operasi perang anti-kapal selam, operasi pertempuran udara, operasi rudal, dan pemulihan pasukan di laut.
Dalam latihan tersebut, Jepang mengirimkan helikopter perusak JS Izumo (DDH 183), helikopter SH-60K Seahawk, kapal perusak JS Takanami (DD 110), dua pesawat patrol, dan kapal selam. AS mengirimkan kapal perusak USS Barry (DDG 52), kapal kargo amunisi T-AKE 3, dan beberapa pesawa tempur. Australia mengirimkan kapal perusak Sydney (DDG 42), Perth (FFH 157), Supply (A195), dan beberapa pesawat milik AL. Kemudian, kapal fregat (FFH 331) menjadi perwakilan Kanada, serta Korea Selatan mengirimkan dua kapal perusak yaitu Munmu (DDH 976) dan Sejong (DDG 991). (BP)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































