INTERNASIONAL

AS dan Cina Gelar Latma Militer 'Yudh Abhyas'

AS dan Cina Gelar Latma Militer 'Yudh Abhyas'
AS dan Cina Gelar Latma Militer 'Yudh Abhyas'

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) dan India menggelar latma militer di dataran tinggi Auli, Uttarakhand selama dua minggu hingga Jumat (2/12). Latihan ini berfokus pada pengintaian, keterampilan perang di pegunungan, evakuasi korban dan bantuan medis semasa perang di medan dan kondisi iklim yang ekstrim.

Latihan "Yudh Abhyas" memiliki arti "Latihan Perang" merupakan iterasi ke-18 yang dilakukan setiap tahun. Skenario latihan juga mencakup bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta operasi terkait pemeliharaan perdamaian. Pasukan AS yang berpartisipasi berasal dari Brigade ke-2 Divisi Lintas Udara ke-11 dan India mengerahkan Resimen Assam.

Latihan tahun ini dilakukan di wilayah kawasan pegunungan Himalaya, sekitar 100 kilometer dari perbatasan yang dikenal dengan sebutan Garis Kendali Aktual (Line of Actual Control). Garis demarkasi ini memisahkan wilayah yang dikuasi India dengan wilayah Cina.

Menanggapi latma militer India dan AS, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Zhao Lijian mengatakan bahwa latihan itu telah melanggar kepercayaan dan kesepakatan antara Cina dan India karena memilih untuk latihan di dekat garis demarkasi.

"Latihan Gabungan Yudh Abhyas menyalahi semangat kesepakatan yang tercipta antara Beijing dan New Delhi. Itu tidak mendukung rasa saling percaya antara Cina dan India. Cina mengutarakan kekhawatiran kepada India mengenai latihan militer tersebut," ujar Zhao dilansir fmprc.gov.cn.

Baca: Pesawat Pengebom Rusia dan Cina Patroli Bersama di Asia Pasifik

Meskipun ditentang oleh Cina, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Arindam Bagchi mengatakan latihan itu tidak ada hubungannya dengan kesepakatan yang disebut Cina.

"India menggelar latihan dengan siapa pun yang dipilihnya, dan negara lain tidak berhak berkeberatan akan masalah ini,” ujar Bagchi dilansir Voa. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.