Amerika Serikat Kirim Bantuan Sistem HIMARS ke Ukraina

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan pihaknya akan mengirimkan paket senjata baru senilai $ 700 juta AS atau sekitar Rp 10 triliun ke Ukraina guna menghadapi gempuran Rusia, Rabu (1/6).
Paket persenjataan baru tersebut mencakup sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS), sistem roket tersebut dapat meluncurkan beberapa rudal presisi dipandu pada target sejauh 70 km (45 mil) jauhnya.
"Amerika Serikat akan terus mendukung Ukraina, dan terus memberikan bantuan senjata serta peralatan militer lainnya untuk mempertahankan Ukraina,” kata Presiden Biden seperti dikutip dari Rueters, Kamis (2/6).
Sebelumnya, Biden mengumumkan rencana untuk memberikan sistem roket (HIMARS) presisi ke Ukraina, setelah menerima jaminan dari Kyiv bahwa mereka tidak akan menggunakannya untuk mencapai target di dalam wilayah Rusia. Presiden Biden memberlakukan syarat itu untuk mencoba menghindari eskalasi perang yang terjadi di Ukraina.
Pengiriman paket senjata baru tersebut merupakan aliran bantuan ke-11 untuk Ukraina dari alokasi tambahan senilai $ 40 miliar. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken mengatakan bantuan militer AS tersebut akan memperkuat posisi Ukraina untuk mempertahankan kedaulatannya dan Ukraina telah menunjukkan bahwa tidak akan pernah ditundukkan ke Rusia.
"Bantuan militer AS akan memperkuat posisi Ukraina untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya, mengamankan kemenangan di medan perang, dan pada akhirnya memperkuat posisi Ukraina di meja perundingan," tutup Blinken. (ADT)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































