Akibat Ancaman Dari Rusia dan China, Australia Percepat Beli Rudal

Jakarta, IDM - Australia mempercepat rencana pembelian rudal serangan jarak jauh lebih cepat dari rencana karena meningkatnya ancaman yang disebabkan oleh Rusia dan China.
Menteri Pertahanan Peter Dutton mengatakan pada Selasa (5/4), bahwa percepatan upaya dalam mempersenjatai kembali jet tempur dan kapal perang akan membutuhkan dana sebesar 3,5 miliar dolar Australia atau setara dengan 2,6 miliar dollar AS. Hal tersebut, untuk meningkatkan pencegahan Australia terhadap musuh potensial yang merujuk ke China dan Rusia.
"Ada asumsi bahwa tindakan agresi oleh China terhadap Taiwan mungkin akan terjadi pada tahun 2040-an. Saya pikir garis waktu sekarang telah dikompresi secara dramatis," ujar Dutton kepada televisi Seven Network, yang dikutip dari DefenseNews, Rabu (6/4).
Menurut rencana terbaru, jet tempur FA-18F Super Hornet akan dipersenjatai dengan rudal JASSM-ER buatan Amerika Serikat (AS) pada tahun 2024. hal tersebut termasuk tiga tahun lebih awal dari perencanaan.
Rudal JASSM-ER memungkinkan jet tempur Australia untuk menyerang musuh pada jarak tembak rudal berada sejauh 900 kilometer.
Sedangkan, kapal perang Fregat Australia Kelas ANZAC dan perusak kelas Hobart akan dilengkapi dengan rudal Kongsberg NSM buatan Norwegia pada tahun 2024.
Rudal ini dirancang untuk dapat menghancurkan sasaran di laut maupun daratan dengan jarak jangkauan hingga 100 mil laut (185,2 km). Rudal tersebut juga memiliki kemampuan lebih dari dua kali lipat jangkauan serangan kapal perang.
Rencana pembelian senjata tersebut datang setelah kepulauan Solomon mengumumkan rancangan pakta keamanan dengan China. (BFM)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































