800 Anak Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon

Jakarta, IDM – Serangan Israel di Lebanon telah menewaskan total 8.929 orang dan 30.614 lainnya terluka sejak konflik pecah pada Oktober 2023. Di antara ribuan korban tewas tersebut, hampir 800 orang merupakan anak-anak.
Melansir Anadolu, Selasa (8/9), data itu diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Lebanon. Sementara, sejak 2 Maret hingga 6 September lalu, korban tewas mencapai 4.362 orang termasuk 259 anak-anak dan 12.378 orang lainnya terluka.
"Sejumlah besar anak menderita luka parah dan menjalani beberapa operasi, sementara beberapa kehilangan anggota tubuh atau mata," kata Inaya Ezzeddine, Anggota parlemen Lebanon yang memimpin Komite Perempuan dan Anak.
Baca Juga: Trump Sebut akan Serang Situs Pickaxe Mountain Iran
“Ini berarti mereka akan membutuhkan perawatan dan pengobatan selama bertahun-tahun, di samping dukungan psikologis, emosional, dan sosial yang khusus,” tambahnya.
Ezzeddine menjelaskan, sekitar 360.000 anak mengungsi, dari sekitar 1,2 juta total orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Banyak anak mengungsi lebih dari sekali setelah tempat mereka berlindung juga diserang. “Beberapa anak menjadi sasaran bersama keluarga mereka di jalur pengungsian atau saat dipaksa meninggalkan rumah mereka,” imbuhnya.
Ezzeddine memperingatkan bahwa konsekuensi bagi anak-anak tidak terbatas pada cedera fisik tetapi juga termasuk luka tak nampak yang dapat berdampak lebih buruk. Ratusan ribu anak membutuhkan rencana jangka panjang untuk perawatan psikologis serta dukungan emosional dan sosial untuk membantu mereka mengatasi kehilangan hingga ketakutan kronis.
Baca Juga: Kecam Serangan Israel, Presiden Lebanon: Kejahatan yang Tak Dapat Dibenarkan
Israel terus melakukan serangan ke Lebanon Selatan meskipun telah disepakati perjanjian kerangka kerja yang didorong Amerika Serikat (AS). Presiden Lebanon Joseph Aoun baru-baru ini kembali mengecam serangan Israel sebagai “eskalasi berbahaya yang melampaui pelanggaran berulang terhadap perjanjian penghentian permusuhan dan perjanjian kerangka kerja.”
Aoun juga menegaskan, Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas eskalasi yang terus berlanjut dan menyerukan AS maupun komunitas internasional untuk segera bertindak menekan Israel agar berhenti melakukan pelanggaran.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































